Bila hidup terasa sempit

Renungan11 Dilihat

Terkadang kita mengalami kesuksesan, kesenangan, kelapangan, kemudahan dan berbagai kenikmatan lainnya. Tapi di lain kesempatan, terkadang pula kita juga mengalami kegagalan, kesedihan, kesempitan, kesusahan.
Hal ini memang sudah menjadi sunatullah, yang mengatakan bahwa hidup ini memang selalu berubah. Terkadang seseorang berada di atas, terkadang seseorang mangalami juga di bawah. Sebagaimana yang ditegaskan dalam firman-Nya,

وَتِلْكَ ٱلْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ ٱلنَّاسِ

“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapatkan pelajaran)… (QS. Ali Imran: 140)

Namun tidak kah kita merenungkan, apa penyebab hidup kita itu berada di bawah? Dalam artian, hidup kita menjadi terasa berat, hati kita gundah, risau, sedih, gelisah. Padahal secara pandangan manusia kita sedang bergelimang harta, mempunyai kekuasaan/jabatandan, memikiki tempat tinggal yang nyaman, kendaraan yang mewah dan kehidupan serba berkecukupan.

Kenapa hidup masih terasa sempit, bida jadi kita lupa firman Allaah QS Thaha: 124. Yaitu

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكاً وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيامَةِ أَعْمى

“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaha: 124)

Namun, tahukah kita, apakah yang menyebabkan hidup kita itu berada di bawah? Dalam artian, hidup kita menjadi terasa berat, hati kita gundah, risau, sedih, gelisah, walau secara zahir kita sedang bergelimang harta dan serba berkecukupan?

Jawabannya ada pada QS. Thaha: 124. Yaitu keberpalingan kita dari peringatan Allah SWT.

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكاً وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيامَةِ أَعْمى

“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (QS. Thaha: 124)

Ibnu Katsir menjelaskan, yang dimaksud “kehidupan yang sempit” di situ adalah seseorang tidak akan memiliki ketenangan batin dan kelapangan dada, meskipun dalam pandangan manusia tampaknya mempunyai kecukupan, bahkan kemewahan kehidupan berupa harta, seperti mampu mengenakan pakaian apa saja yang disukainya, menyantap makanan apapun yang ia kehendaki, menginap di manapun yang dia inginkan, namun hatinya itu selalu berada dalam kebimbangan,kegundahan, kegelisahan dan kekhwatiran atau kesempitan dalam menjalani kehidupan di atas dunia ini. Bahkan, kesempitan hidup yang akan dirasakannya itu tidak hanya berhenti di dunia saja, melainkan terus berlanjut hingga ke alam kuburnya. “kehidupan yang sempit” di situ kelak ia akan dihimpit oleh kuburnya. Seperti penjelasan Imam As-Suyuthi juga, bahkan ia akan diazab atau disiksa di sana.

Tidak hanya itu. Kelak, di hari kiamat, orang yang berpaling dari Al-Qur’an atau ajaran Allah itu juga akan dikumpulkan dalam keadaan buta. Yakni buta penglihatannya. Seperti yang mereka adukan kepada Allah SWT pada ayat selanjutnya (QS. Thaha: 125).

Bahkan yang dimaksud buta di situ adalah buta terhadap segala sesuatu kecuali neraka jahanam; sebagai tempat kembalinya,
Na’uzubillah minzalik.

Kalau lah hidup dunia yang sementara saja kita tak ingin hidup dalam keadaan sempit, apalagilah hidup di akhirat kelak yang lamanya tak terhingga.

Oleh karena itu mari kita kembali ke peringatan Allah, kejalurnya Allah, kepedomannya Allah, yakni Alquran dan As sunbah. Yakni dengan cara berraubat dan beramal soleh kepada Allah Swt.
Sebagaimana firman-Nya,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa beramal sholih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *