Indahnya Niat Baik

Renungan17 Dilihat

Berniatlah yang baik, sebab niat baik jauh lebih mulia dari niat buruk. Sebab niat baik jauh lebih tinggi nilainya dari niat buruk. Sebab niat baik jauh lebih berlipat ganda nilainya disisi Allah dari pada niat buruk. Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma Rasulullah bersabda:
“Siapa yang berniat melakukan kebaikan lalu tidak mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna, dan jika dia berniat mengerjakan kebaikan lalu mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus lipat hingga perlipatan yang banyak. Jika dia berniat melakukan keburukan lalu tidak jadi mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna, dan jika dia berniat melakukan keburukan lalu mengerjakannya, maka Allah menulis itu sebagai satu keburukan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Luar biasanya Niat baik diSisi Allaah, maka dalam hal ini mesti setiap kita mulai sekarang memperbanyak Niat Baik. Mulai perkara dunia sampai perkara akhirat, mulai dari hal yanh terkecil sampai perkara yang besar. Seperti contoh, seserorang yang ingin Memenuat rumah baru, maka hendaklah niat yang baik yaitu ibadah karena Allah, agar rumah yang dibangun nantinya banyak digunakan untuk beribadah, bukan sekedar niat untuk bisa berlindung dari kepanasan, kehujanan dan kedinginan, sebab dikhawatirkan nanti rumah yang dibangun hanya digunakan untuk perkara itu saja. Begitu juga nantinya sampai perkara akhirat, maka niatkanlah yang baik karena Allah, sebab Rasulullah telah mengingatkan kita dalam haditsnya:
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan (HR. Bukhari dan Muslim)”
Sudah mestinya kita kembali setiap pekerjaan diawali niat, dan setiap niat yang kita tumbuhkan, maka niatkanlah semata mata karena ibadah kepada Allaah. Agar setiap pekerjaan atau amal yang kita lakukan dipandang oleh Allah, diterima oleh Allah seta dibalas oleh Allah.
Begitu juga setiap kita yang bekerja sesuai pekerjaannya, maka mulai lah dari sekarang berniat dengan niat baik karena ibadah kepada Allah.
Seorang petani, niatlah bertani yang baik ibadah kepada Allah, seorang murid niatlah belajar karena Allah, seorang pejabay niatlah yang baik beribadah karena Allah, begitu juga apapun pekerjaannya maka niatlah yang baik beribadah karena Allah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *