Tempat Salah Menaruh Harap

Kita sering kecewa bukan karena kita kurang beruntung. Tapi karena kita salah menaruh harap. Kita berharap manusia selalu ada, padahal manusia bisa pergi. Kita berharap manusia mengerti, padahal manusia punya batasnya.bKita berharap manusia membalas kebaikan, padahal manusia tempatnya lupa. Dan di situlah kecewa itu lahir.

Berhentilah mengetuk pintu yang salah. Kamu mengetuk pintu manusia, kamu akan menemukan kecewa. Tapi ketuklah pintu Allah di sepertiga malammu, kamu akan menemukan ketenangan yang tidak pernah kamu temukan di mana pun.

Jangan jadikan manusia sebagai tempat berharap. Jadikan manusia sebagai teman perjalanan untuk sama-sama berharap kepada Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *