*KISAH UMAR DAN ISTRINYA YANG CEREWET*
Diceritakan, ada seorang laki-laki datang dari jauh ingin menemui Amirul Mukminin, Umar bin Khattab RA untuk mengadukan keburukan istrinya yang suka ngomel dan cerewet.
Ketika sampai di depan rumah Umar, laki-laki itu berhenti di depan pintu. Ia mendengar dari dalam rumah, istri Umar sendiri sedang ngomel dengan suara tinggi kepada Umar. Sementara Umar diam saja, tidak membalas sepatah katapun.
Laki-laki itu berpikir: _”Jika Amirul Mukminin saja yang begitu tegas dan ditakuti setan saja diam ketika istrinya ngomel, apalagi aku.”_
Akhirnya ia berbalik hendak pulang.
Tapi Umar mendengar ada orang di depan rumahnya, lalu memanggilnya.
_”Ada keperluan apa engkau datang?”_ tanya Umar.
Laki-laki itu menjawab: _”Wahai Amirul Mukminin, aku datang ingin mengadukan istriku yang cerewet. Tapi ketika aku mendengar istri Anda sendiri begitu, maka aku urungkan niatku.”_
Umar tersenyum lalu berkata:
> *”Wahai saudaraku, aku bersabar terhadap istriku karena ia punya hak yang besar atas diriku.”*
Umar lalu menyebutkan jasa-jasa istrinya:
1. *Ia yang memasakkan makananku.*
2. *Ia yang mencucikan pakaianku.*
3. *Ia yang menyusui dan merawat anak-anakku.*
4. *Ia yang menjaga hatiku agar aku tidak tergoda melihat wanita lain di luar rumah.*
5. *Ia yang menjaga rumahku saat aku pergi.*
> *”Karena itu, aku bersabar atas perangainya. Hanya sebentar saja dia marah-marah, tidak lama.”*
Mendengar itu, laki-laki tersebut berkata: _”Begitu juga istriku, wahai Amirul Mukminin.”_
Umar berkata: _”Maka bersabarlah engkau atasnya, karena itu hanya sebentar.”_










