Kami menyebutnya dengan istilah *tamaik kaji*. Acara ini merupakan sebuah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat sekitar kabupaten Pasaman. Tamaik kaji ini dalam istilah umum lebih dikenal dengan sebutan khatam Al-Qur’an. Acara khataman ini biasanya dilakukan setelah selesai melaksanakan tadarus Al-Qur’an 30 juz. Setelah selesai melaksanakan sholat tarawih berjamaah, lalu diiringi dengan tadarus Al-Qur’an setiap harinya di bulan ramadhan, minimal 1 juz. Biasanya khataman ini dilaksanakan tepat di malam 27 ramadhan. Dilakukan pada malam 27, diharapkan bertepatan dengan Lailatul Qadar.
Acara khataman ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur atas keberhasilan menyelesaikan tadarus Al-Qur’an. Supaya lebih berkah, maka diadakanlah acara khataman ini. Setelah selesai membaca surat terakhir, dan berdoa khatam Al-Qur’an, maka akan dilanjutkan dengan acara makan bersama. Ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar warga.











