Apabila Allah menurunkan hujan, maka ada kala hujan yang turun berupa nikmat dan ada kala hujan yang turun berupa ujian.
Sebagai muslim yang baik, maka hendaknya selalu berprasangka baik atas segala keadaan, khususnya atas turunnya hujan. Sebab prasangka baik di akan mendatangkan kebaikan.
Semoga hujan yang turun merupakan nikmat dari Allaah, dan dianjurkan bagi seorang muslim dalam rangka bersyukur kepada-Nya. Bahkan Rasulullah mengajarkan ketika hujan turun untuk membaca do’a,
اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً
“Allahumma shoyyiban naafi’aa [Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat].”
Itulah yang Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ucapkan ketika melihat turunnya hujan. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً »
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat”.
Ibnu Batthol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.”
Al Khottobi mengatakan, ”Air hujan yang mengalir adalah suatu karunia.










