Keteguhan Iman yang Luar Biasa

Renungan96 Dilihat

Nabi Ibrahim AS lahir di tengah masyarakat penyembah berhala. Ayahnya sendiri adalah pembuat patung. Sejak kecil, Ibrahim bertanya-tanya mengapa orang menyembah benda yang tidak bisa mendengar atau menolong.

Ketika dewasa, ia berdakwah kepada kaumnya:

> “Patung-patung itu tidak bisa memberi manfaat maupun mudarat.”

Namun mereka menolak. Untuk menunjukkan kebatilan penyembahan berhala, suatu hari Ibrahim menghancurkan semua patung di kuil, kecuali satu patung yang paling besar. Ketika ditanya siapa pelakunya, ia menjawab:

> “Tanyakan pada patung besar itu!”

Tentu saja mereka marah. Ibrahim kemudian dibakar hidup-hidup oleh kaumnya. Tetapi Allah memerintahkan api itu:

> “Wahai api, jadilah dingin dan keselamatan bagi Ibrahim.”

Ia keluar tanpa luka sedikit pun.

Ujian terbesar datang ketika Allah memerintahkannya menyembelih putranya, Ismail. Dengan hati yang ikhlas, Ibrahim berserah diri. Ketika pisau hampir menyentuh leher Ismail, Allah menggantinya dengan seekor domba.

Teladan yang dapat diambil :

  1. Keteguhan iman meski menghadapi ejekan, ancaman, dan bahaya.
  2. Taat tanpa syarat kepada Allah
  3. Ketulusan membawa keajaiban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *