Kembali ke Fitrah

Tulisan Guru10 Dilihat

Kembali ke fitrah bukan sekadar memutar waktu, melainkan sebuah perjalanan pulang menuju titik nol di mana hati kembali bening dan jiwa terbebas dari residu ego serta prasangka. Ia adalah momen sakral untuk menanggalkan topeng-topeng keduniawian, membasuh noda khilaf dengan ketulusan maaf, dan menyelaraskan kembali langkah kaki dengan nilai-nilai murni kemanusiaan yang telah lama tertimbun hiruk-pikuk kehidupan. Dalam kesunyian doa dan hangatnya silaturahmi, kita menemukan kembali jati diri yang paling autentik: sesosok hamba yang penuh kasih, rendah hati, dan bercahaya dalam kesederhanaan iman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *