
Menurut Al-Kindi, yang merupakan seorang ilmuwan muslim abad ke-9 mengungkapkan, bahwasanya akal manusia itu terbagi menjadi 2 macam. Pertama, akal aktualitas. Akal ini merupakan akal yang berada dalam diri manusia pilihan tuhan. Akal ini tidak pernah berkurang dan tidak pernah bertambah, hanya sama dari awal sampai akhir dan tidak pernah berubah. Biasanya akal ini dimiliki oleh para nabi dan rasul. Adapun macam akal yang kedua adalah akal potensial. Akal ini dimiliki oleh manusia biasa, kita semua memiliki akal potensial ini. Akal ini merupakan sebuah kemampuan yang dimiliki manusia untuk bertambah maupun berkuran. Akal ini akan bertambah kelebihannya jika terus menerus diasah, tetapi akal potensial ini akan berkurang jika tidak pernah digunakan ataupun diasah.
Untuk itu, agar akal yang kita miliki ini terus menerus bertambah, maka kita harus menggunakannya secara rutin, agar tidak menjadi tumpul nantinya. Itulah gunanya kita terus belajar agar akal kita tidak berkurang dan berujung mati










