Kisah Umar bin Khattab RA dan Tangisan Seorang Ibu

Kisah Umar bin Khattab RA dan Tangisan Seorang Ibu

Suatu malam, Khalifah Umar bin Khattab RA berkeliling Madinah untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia mendengar suara anak-anak menangis dari sebuah rumah kecil. Di dalamnya ada seorang ibu yang sedang merebus air… tanpa makanan.

Umar bertanya,
“Kenapa anak-anakmu menangis?”

Ibu itu menjawab,
“Mereka lapar. Aku hanya menenangkan mereka sampai tertidur. Semoga Allah mengadili Umar karena membiarkan kami kelaparan.”

Umar terkejut. Ia tidak mengatakan bahwa dirinya adalah khalifah. Dengan air mata, ia segera kembali ke baitul mal, memikul sendiri karung gandum dan minyak. Pembantunya menawarkan bantuan, tetapi Umar berkata,
“Apakah kamu akan memikul dosaku di hari kiamat?”

Umar memasak sendiri makanan itu sampai anak-anak kenyang dan tertawa. Ia tidak pergi sampai memastikan mereka benar-benar bahagia.

🌙 Pelajaran dari kisah ini:

Pemimpin sejati adalah pelayan rakyat

Tanggung jawab bukan sekadar jabatan

Kepekaan terhadap penderitaan orang lain adalah bagian dari iman

Allah mencintai pemimpin yang adil dan rendah hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *