Hidup Bagaikan Sebuah Pohon Yang Terus Bertumbuh

Renungan64 Dilihat

Hidup adalah seperti pohon yang tumbuh dari benih kecil.
Ia membutuhkan waktu untuk mengenal tanah tempatnya berpijak.
Akar-akarnya menyusup perlahan mencari kekuatan.
Dan dari situ, ia belajar bahwa setiap awal selalu penuh harapan.

Pohon tidak pernah memilih musim yang datang menghampiri.
Ia hanya belajar menyesuaikan diri dengan perubahan.
Daunnya mungkin gugur, namun akarnya tetap setia bertahan.
Inilah seni kehidupan: menerima sambil terus berkembang.

Setiap cabang adalah pilihan yang kita buat.
Ada yang tumbuh lurus, ada yang harus membelok karena rintangan.
Namun semuanya tetap menjadi bagian dari pertumbuhan.
Dan tidak ada satu pun yang sia-sia dalam perjalanan itu.

Ketika angin datang lebih kencang dari biasanya, pohon tidak mengeluh.
Ia merunduk sejenak, lalu kembali tegak.
Ia tahu bahwa badai bukan untuk menjatuhkan, melainkan menguji.
Dan setelahnya, ia berdiri lebih kuat dari sebelumnya.

 

Pada akhirnya, pohon memberi keteduhan bagi sekitarnya.
Ia tumbuh bukan hanya untuk dirinya sendiri.
Begitu pula hidup—semakin tinggi kita berdiri, semakin besar tanggung jawab untuk memberi.
Dan di situlah makna sejati pertumbuhan ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *